7 Feb 2011

Kesebangunan dan Kekongruenan

Di antara banyaknya kesulitan yang ditemui dalam pembelajaran matematika, dalam tulisan ini akan dibahas mengenai masalah kesulitan siswa dalam memahami konsep kesebangunan, yaitu:
  1. Siswa kurang memahami apa perbedaan antara kesebangunan dan kekongruenan suatu bangun datar. Kesulitan yang dialami siswa terutama dalam memahami tentang 'sisi' dan ‘sudut’. Biasanya siswa tidak bisa membedakan bahwa dua bangun datar yang sebangun belum tentu kongruen dan dua bangun datar yang kongruen sudah pasti sebangun. Kedua hal ini bisa di ketahui berdasarkan perbandingan ukuran panjang sisi dan besar sudut dari bangun datar tersebut.
  2. Untuk kasus khusus siswa seringkali menemui kesulitan untuk membayangkan bahwa kondisi kesebangunan segitiga berlaku untuk semua jenis segitiga.
Ada dua kata kunci yang penting di ingat untuk memudahkan kita dalam memahami kesebangunan dan kekongruenan, yang pertama adalah “sisi” dan yang kedua adalah “sudut”.
Dua bangun datar dikatakan sebangun jika memenuhi dua syarat berikut:
  1. Panjang sisi-sisi yang bersesuaian dari kedua bangun itu memiliki perbandingan senilai.
  2. Sudut-sudut yang bersesuaian dari kedua bangun itu sama besar.
Dua bangun datar dikatakan kongruen jika memenuhi dua syarat berikut:
  1. Panjang sisi-sisi yang bersesuaian dari kedua bangun itu memiliki perbandingan senilai dan hasil perbandingannya selalu sama dengan satu.
  2. Sudut-sudut yang bersesuaian dari kedua bangun itu sama besar.
Ini menunjukkan bahwa dua bangun yang kongruen pasti sebangun, tetapi dua bangun yang sebangun belum tentu kongruen.
Untuk membedakan konsep kesebangunan dan kekongruenan dapat diberikan model gambar sehingga memudahkan siswa untuk membayangkan kondisi kesebangunan. Sebagai contoh:
Foto yang berbeda ukuran dengan gambar yang sama
Perhatikan gambar, foto 1 dan foto 2 mempunyai sudut yang sama besar dan masing-masing mempunyai ukuran panjang dan lebar yang sama sehingga perbandingannya sama dengan 1. Sedangkan foto 2 dan foto 3 hanya mempunyai sudut yang sama besar tetapi ukuran masing-masing panjang dan lebarnya berbeda serta perbandingannya sama. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ketiga foto sebangun, akan tetapi foto 1 dan foto 2 sebangun sekaligus kongruen.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...